BeritaDaerah

Warga Watulondo Keluhkan Debu dan Banjir Lumpur, Developer Tak Tunjukkan Dokumen AMDAL


𝙐𝙧𝙖𝙞𝙖𝙣𝙣𝙚𝙬𝙨.𝙞𝙙, 𝙎𝙪𝙡𝙖𝙬𝙚𝙨𝙞 𝙏𝙚𝙣𝙜𝙜𝙖𝙧𝙖 – Warga Kelurahan Watulondo mengeluhkan dampak aktivitas pembangunan perumahan yang diduga menimbulkan debu pekat serta banjir lumpur setiap kali hujan turun. Keluhan tersebut terekam dalam sebuah video yang beredar dan disampaikan oleh masyarakat setempat.



Dalam video tersebut, tampak kondisi lingkungan sekitar permukiman warga dipenuhi material tanah dan lumpur yang mengalir ke jalan serta pekarangan rumah. Warga menilai aktivitas proyek telah mengganggu kenyamanan, kesehatan, dan keselamatan mereka.



Asosiasi Wartawan Internasional melalui Sekretaris DPD, Iyan, menyampaikan bahwa masyarakat mempertanyakan kepatuhan pengembang terhadap aturan lingkungan, khususnya terkait dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).
“Pihak developer tidak mampu menunjukkan AMDAL saat dimintai keterangan. Ini yang menjadi keresahan warga karena dampaknya sudah dirasakan langsung,” ujar Iyan, Jumat (24/1/2026).


Berdasarkan informasi yang dihimpun, proyek pembangunan tersebut berada di wilayah Kelurahan Watulondo dengan Lurah Muhamad Rusdi Rudi, S.Si. Sementara pihak pengembang diketahui bernama Anai Group Resident.
Warga berharap pemerintah kelurahan dan instansi terkait segera turun tangan untuk meninjau aktivitas pembangunan tersebut dan memastikan seluruh proses berjalan sesuai dengan ketentuan hukum dan perlindungan lingkungan.


Sementara itu Rusdi selaku lurah setempat terlihat kurang senang dengan konfirmasi yang dilakukan oleh awak media di lokasi.


Hingga berita ini diterbitkan, pihak Anai Group Resident belum memberikan klarifikasi resmi terkait keluhan warga maupun keberadaan dokumen AMDAL yang dimaksud.

𝙒𝙧𝙞𝙩𝙚𝙧_𝙍𝙞𝙨𝙬𝙖𝙣
𝙎𝙤𝙪𝙧𝙘𝙚_𝙏𝙞𝙚𝙢
𝙀𝙙𝙞𝙩𝙤𝙧_𝙎𝙞𝙧𝙖

𝙅𝙞𝙠𝙖 𝙖𝙙𝙖 𝙥𝙞𝙝𝙖𝙠 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙞𝙣𝙜𝙞𝙣 𝙢𝙚𝙢𝙗𝙚𝙧𝙞𝙠𝙖𝙣 𝙝𝙖𝙠 𝙟𝙖𝙬𝙖𝙗, 𝙨𝙞𝙡𝙖𝙝𝙠𝙖𝙣 𝙝𝙪𝙗𝙪𝙣𝙜𝙞 𝙠𝙤𝙣𝙩𝙖𝙠 𝙧𝙚𝙙𝙖𝙠𝙨𝙞 𝙠𝙖𝙢𝙞.

𝙄𝙣𝙛𝙤𝙧𝙢𝙖𝙨𝙞 𝙍𝙚𝙙𝙖𝙠𝙨𝙞:
𝙏𝙡𝙥. 0821 9604 8905
𝙈𝙞𝙩𝙧𝙖𝙗𝙚𝙧𝙨𝙖𝙢𝙖𝙪𝙧𝙖𝙞𝙖𝙣𝙣𝙚𝙬𝙨@𝙜𝙢𝙖𝙞𝙡.𝙘𝙤𝙢

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *