BeritaDaerah

NYAWA BURUH “DIHARGAI” RP5 JUTA, SBKB ANCAM BOIKOT MITRA10 DAN LAPORKAN VENDOR KE POLDA SULTRA

Uraiannews.id | Kendari, Sulawesi Tenggara – Serikat Buruh Keadilan Bersatu berencana melakukan aksi boikot terhadap operasional swalayan bahan bangunan mitra10.com⁠� serta melaporkan vendor perusahaan, PT Alfa Sir Guna, ke Polda Sulawesi Tenggara menyusul meninggalnya seorang pekerja bernama Nasrudin yang diduga mengalami kecelakaan kerja.


Rencana tersebut disampaikan SBKB sebagai bentuk protes atas belum terpenuhinya hak-hak normatif almarhum yang dinilai belum diselesaikan secara penuh kepada ahli waris.

Pihak serikat menyebut masih memberikan tenggat waktu hingga pekan depan, sebagaimana hasil mediasi bipartit antara perusahaan dan serikat pekerja yang berlangsung pada Selasa, 26 Mei 2026. Jika tidak ada penyelesaian sesuai tuntutan, SBKB mengaku akan mengambil langkah lanjutan.


Sekretaris DPP SBKB, Muhammad Ilham, mengatakan organisasinya akan menempuh jalur hukum dengan melaporkan persoalan tersebut kepada aparat penegak hukum agar dilakukan penyelidikan secara menyeluruh terkait dugaan tanggung jawab perusahaan atas insiden kerja tersebut.


“Kami tidak main-main. Persoalan ini menyangkut nyawa manusia. Kami meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus ini. Selain itu, persoalan ini juga akan kami bawa ke ranah Dinas Ketenagakerjaan dan DPRD Kota Kendari melalui aksi unjuk rasa agar keluarga almarhum memperoleh keadilan,” ujarnya kepada awak media.

SBKB juga menyatakan tidak menutup kemungkinan melakukan aksi demonstrasi
hingga boikot terhadap aktivitas operasional Mitra10 apabila penyelesaian terhadap hak ahli waris tidak dilakukan dan pihak vendor dinilai tidak menunjukkan tanggung jawab.


Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak mitra10.com⁠� maupun PT Alfa Sir Guna terkait tudingan dan tuntutan yang disampaikan serikat buruh.


SBKB menegaskan pihaknya masih membuka ruang penyelesaian secara baik, namun akan tetap menempuh langkah hukum dan aksi massa apabila tidak ditemukan titik temu dalam penyelesaian persoalan tersebut.

𝙍𝙚𝙥𝙤𝙧𝙩𝙚𝙧_ 𝙎𝙖𝙧𝙬𝙖𝙣𝙩𝙤
𝙎𝙤𝙪𝙧𝙘𝙚_ 𝙏𝙞𝙚𝙢
𝙀𝙙𝙞𝙩𝙤𝙧_ 𝙎𝙞𝙧𝙖

𝙅𝙞𝙠𝙖 𝙖𝙙𝙖 𝙥𝙞𝙝𝙖𝙠 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙞𝙣𝙜𝙞𝙣 𝙢𝙚𝙢𝙗𝙚𝙧𝙞𝙠𝙖𝙣 𝙝𝙖𝙠 𝙟𝙖𝙬𝙖𝙗, 𝙨𝙞𝙡𝙖𝙝𝙠𝙖𝙣 𝙝𝙪𝙗𝙪𝙣𝙜𝙞 𝙠𝙤𝙣𝙩𝙖𝙠 𝙧𝙚𝙙𝙖𝙠𝙨𝙞 𝙠𝙖𝙢𝙞.

𝙄𝙣𝙛𝙤𝙧𝙢𝙖𝙨𝙞 𝙍𝙚𝙙𝙖𝙠𝙨𝙞:
𝙏𝙡𝙥. 0821 9604 8905
𝙈𝙞𝙩𝙧𝙖𝙗𝙚𝙧𝙨𝙖𝙢𝙖𝙪𝙧𝙖𝙞𝙖𝙣𝙣𝙚𝙬𝙨@𝙜𝙢𝙖𝙞𝙡.𝙘𝙤𝙢

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *