Natan: Jika Memilih Hidup dengan Pria Lain, Mari Akhiri Pernikahan Ini Secara Terhormat
Uraiannews.id | 𝙊𝙋𝙄𝙉𝙄 – SURAT TERBUKA
Dari Seorang Suami untuk Istrinya
Kepada Istriku, Lely,
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Melalui surat terbuka ini, aku, Natan, ingin menyampaikan isi hatiku. Surat ini bukan untuk mempermalukanmu, bukan pula untuk menghakimimu di hadapan publik. Surat ini kutulis sebagai harapan terakhir agar persoalan rumah tangga kita dapat diselesaikan secara baik-baik, dengan penuh tanggung jawab dan saling menghormati.

Sejak tahun 2024, kamu memilih meninggalkan rumah, meninggalkan aku, serta meninggalkan kedua anak kita. Sejak saat itu, aku berjuang sendiri menjalankan peran sebagai ayah sekaligus ibu bagi mereka. Meski begitu, aku tidak pernah mengajarkan anak-anak untuk membenci ibunya. Bagiku, kamu akan tetap menjadi ibu mereka, apa pun yang terjadi di antara kita.
Aku mengetahui keberadaanmu. Bahkan, aku pernah meminta bantuan agar dilakukan penggerebekan karena adanya dugaan bahwa kamu telah tinggal bersama laki-laki lain. Namun hingga hari ini, aku memilih menahan diri. Bukan karena aku tidak mampu bertindak, tetapi karena aku masih menghargai ikatan yang pernah kita bangun sebagai sebuah keluarga.

Jika memang pilihan hidupmu adalah bersama orang lain dan ingin membangun rumah tangga baru, aku tidak akan menghalanginya. Aku hanya meminta satu hal, pulanglah ke Baubau dengan baik-baik agar kita dapat menyelesaikan proses perceraian sesuai ketentuan yang berlaku.
Masih ada banyak hal yang perlu kita selesaikan secara kekeluargaan. Kita memiliki dua orang anak yang masa depannya tetap menjadi tanggung jawab kita bersama. Selain itu, hubungan baik antara kedua keluarga juga harus tetap dijaga. Jangan sampai persoalan rumah tangga ini memutus tali silaturahmi yang selama ini telah terjalin.

Sesungguhnya aku memiliki kesempatan untuk menempuh jalur hukum apabila terdapat bukti yang memenuhi unsur dugaan tindak pidana. Namun aku memilih untuk tidak melakukannya. Aku tidak ingin persoalan ini berakhir dengan saling melaporkan, saling menyalahkan, atau membawa penderitaan yang lebih besar bagi semua pihak.

Keinginanku sangat sederhana. Aku ingin semuanya diselesaikan secara baik-baik. Aku ingin melihatmu bahagia dengan pilihan hidupmu, tanpa harus melalui proses hukum yang dapat merugikan dirimu maupun orang lain. Jangan biarkan persoalan ini menjadi semakin rumit ketika sebenarnya masih bisa diselesaikan dengan kepala dingin dan penuh tanggung jawab.
Lely, pulanglah. Mari kita duduk bersama sebagai dua orang dewasa yang pernah membangun rumah tangga dan dikaruniai dua orang anak. Mari kita akhiri semuanya dengan cara yang terhormat, demi kebaikan anak-anak, demi keluarga besar kita, dan demi masa depan masing-masing.
Semoga Tuhan memberikan jalan terbaik dan melembutkan hati kita untuk menyelesaikan semua ini dengan damai.
Hormatku,
Natan
Seorang suami yang masih memilih jalan damai dan kekeluargaan.
Imbauan Redaksi:
Siapapun yang mengenal atau yang mengetahui keberadaan ibu dia anak pada foto di atas, mohon hubungi nomor Redaksi kami di bawah.
𝙒𝙧𝙞𝙩𝙚𝙧 _ 𝙉𝙖𝙩𝙖𝙣
𝙎𝙤𝙪𝙧𝙘𝙚_ 𝙉𝙖𝙩𝙖𝙣
𝙀𝙙𝙞𝙩𝙤𝙧_ 𝙎𝙞𝙧𝙖
𝙅𝙞𝙠𝙖 𝙖𝙙𝙖 𝙥𝙞𝙝𝙖𝙠 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙞𝙣𝙜𝙞𝙣 𝙢𝙚𝙢𝙗𝙚𝙧𝙞𝙠𝙖𝙣 𝙝𝙖𝙠 𝙟𝙖𝙬𝙖𝙗, 𝙨𝙞𝙡𝙖𝙝𝙠𝙖𝙣 𝙝𝙪𝙗𝙪𝙣𝙜𝙞 𝙠𝙤𝙣𝙩𝙖𝙠 𝙧𝙚𝙙𝙖𝙠𝙨𝙞 𝙠𝙖𝙢𝙞.
𝙄𝙣𝙛𝙤𝙧𝙢𝙖𝙨𝙞 𝙍𝙚𝙙𝙖𝙠𝙨𝙞:
𝙏𝙡𝙥. 0821 9604 8905
𝙈𝙞𝙩𝙧𝙖𝙗𝙚𝙧𝙨𝙖𝙢𝙖𝙪𝙧𝙖𝙞𝙖𝙣𝙣𝙚𝙬𝙨@𝙜𝙢𝙖𝙞𝙡.𝙘𝙤𝙢
