BeritaDaerah

Ratusan Buruh SBKB Bungkutoko Demo DPRD Sultra, Tuntut Hak Kerja Warga Lokal

Uraiannews.id | Sulawesi Tenggara – Ratusan buruh yang tergabung dalam Serikat Buruh Keadilan Bersatu (SBKB) Bungkutoko menggelar aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara, Rabu (6/5/2026). Mereka menuntut agar tenaga kerja lokal diberi kesempatan bekerja di kawasan Pelabuhan Bungkutoko.


Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan kekecewaan karena masyarakat setempat dinilai belum dilibatkan dalam aktivitas operasional pelabuhan yang dikelola PT Pelindo. Padahal, keberadaan pelabuhan diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi langsung bagi warga sekitar.


“Kami ini warga asli Bungkutoko, tapi justru hanya menjadi penonton di tanah sendiri. Di mana keadilan itu?” ujar Juru Bicara SBKB, Muh Ilham, dalam orasinya.

Selain itu, para buruh mendesak agar Koperasi Bungkutoko Prima dilibatkan dalam kegiatan operasional pelabuhan. Mereka menilai koperasi tersebut telah memenuhi persyaratan administrasi, namun belum diberi kesempatan tanpa alasan yang jelas.

Aksi sempat memanas saat massa menyoroti belum terbitnya rekomendasi dari KSOP Kendari, meskipun pembahasan sebelumnya telah dilakukan. Massa juga menolak anggapan bahwa sebagian anggota koperasi bukan warga lokal.


“Itu alasan yang tidak masuk akal. Data kami jelas dan bisa diverifikasi di tingkat RT dan RW. Jangan jadikan ini sebagai dalih untuk menyingkirkan kami,” tegas La Uwa.

Aksi ini mencerminkan adanya ketimpangan antara investasi dan penyerapan tenaga kerja lokal di daerah. Massa berharap DPRD Sultra dapat segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan persoalan tersebut.


Menanggapi tuntutan tersebut, Ketua Komisi IV DPRD Sultra, Andi Zainuddin, menyatakan pihaknya akan segera menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan menghadirkan seluruh pihak terkait.


“Kami tidak ingin mengambil keputusan sepihak. Semua pihak akan dipanggil agar persoalan ini menjadi jelas dan solusi yang diambil benar-benar adil. Minggu depan kami jadwalkan RDP,” ujarnya.

Meski berlangsung dengan tensi tinggi, aksi unjuk rasa berakhir tertib. Massa membubarkan diri dengan harapan DPRD Sultra menindaklanjuti tuntutan mereka secara nyata.

𝙒𝙧𝙞𝙩𝙚𝙧_ 𝙄𝙠𝙗𝙖𝙡 𝙈𝙗𝙖𝙡𝙖𝙠𝙞𝙖
𝙎𝙤𝙪𝙧𝙘𝙚_𝙏𝙞𝙚𝙢
𝙀𝙙𝙞𝙩𝙤𝙧_𝙎𝙞𝙧𝙖

𝙅𝙞𝙠𝙖 𝙖𝙙𝙖 𝙥𝙞𝙝𝙖𝙠 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙞𝙣𝙜𝙞𝙣 𝙢𝙚𝙢𝙗𝙚𝙧𝙞𝙠𝙖𝙣 𝙝𝙖𝙠 𝙟𝙖𝙬𝙖𝙗, 𝙨𝙞𝙡𝙖𝙝𝙠𝙖𝙣 𝙝𝙪𝙗𝙪𝙣𝙜𝙞 𝙠𝙤𝙣𝙩𝙖𝙠 𝙧𝙚𝙙𝙖𝙠𝙨𝙞 𝙠𝙖𝙢𝙞.

𝙄𝙣𝙛𝙤𝙧𝙢𝙖𝙨𝙞 𝙍𝙚𝙙𝙖𝙠𝙨𝙞:
𝙏𝙡𝙥. 0821 9604 8905
𝙈𝙞𝙩𝙧𝙖𝙗𝙚𝙧𝙨𝙖𝙢𝙖𝙪𝙧𝙖𝙞𝙖𝙣𝙣𝙚𝙬𝙨@𝙜𝙢𝙖𝙞𝙡.𝙘𝙤𝙢

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *